4 Fakta Tentang Presiden Soeharto, Masa Jabtatan Terpanjang
Fakta Nyata – Soeharto merupakan presiden kedua Republik Indonesia. Soeharto meninggal dunia pada 27 Januari 2008 akibat mengalami kegagalan multiorgan. Dia meninggal dunia di usia 86 tahun.
Presiden Soeharto kemudian dimakamkan di komplek pemakaman Astana Giribangun yang berlokasi di lereng barat Gunung Lawu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Berbicara tentang sosok Soeharto, mungkin diantara kalian sudah merasakan kepemimpinannya. Mulai tentang enaknya hidup di masa kepemimpinannya yang serba murah itu, hingga soal harta pribadi yang memiliki kekayaan yang sangat banyak. Kemudian di bawah ini ada kumpulan fakta tentang presiden Soeharto, sebagai berikut :
1. Dapat Julukan “The Smiling General”
Presiden Soeharto juga lekat dengan julukan “The Smiling General” atau Jenderal yang Tersenyum.
The Smiling General bahkan menjadi judul buku biografi mantan Presiden RI, Soeharto, yang ditulis OG Roeder, penulis asal Jerman Barat.
Selanjutnya julukan ini melekat pada sosok sang Presiden dan populer di dunia internasional karena raut mukanya yang khas dengan senyuman.
2. Tanzania Pernah Tak Akui Soeharto Sebagai Presiden
Lengsernya Bung Karno menjadi hal yang mengejutkan. Tak hanya bagi rakyat Indonesia, namun juga dirasakan oleh dunia. Sosoknya yang sangat kharismatik dan penting itu selalu menjadi sorotan dunia.
Begitu jabatan Bung Karno lengser dan digantikan Soeharto, beberapa negara tak mengakui presiden kedua ini, dan tetap menganggap Putra sang Fajar adalah kepala negara NKRI.
Seperti yang dilakukan oleh Tanzania, menteri kabinet presiden mereka pernah tak mengakui Soeharto. Saat itu seorang pejabat bernama Moehammad Jasin yang akan ditugaskan untuk jadi duta besar di Tanzania. Tapi, ia ditolak mentah-mentah lantaran surat pengantarnya ditandatangani oleh Soeharto, bukan Soekarno.
Jasin sudah menjelaskan jika terjadi pergantian presiden, namun pihak Tanzania bersikukuh menolak Soeharto. Hingga akhirnya setelah proses birokrasi yang rumit Jasin pun bisa bertugas.
3. Lekat dengan Sebutan Keluarga Cendana
Sejak dulu, keluarga Presiden Soeharto sangat lekat dengan sebutan Keluarga Cendana. Melansir Tribunnews.com, Rumah Cendana merupakan hunian keluarga Soeharto yang berlokasi di Jalan Cendana nomor 6-8, Menteng, Jakarta Pusat.
Kesan militer terlihat begitu kuat dalam desain rumah tersebut yang dilengkapi dengan pos penjagaan. Disanalah keenam anak Soeharto dan Siti Hartinah yaitu Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih tumbuh.
4. Presiden dengan Masa Jabatan Terpanjang
Soeharto juga merupakan Presiden RI dengan masa jabatan terpanjang yaitu 32 tahun, sejak tahun 1967 hingga 1998. Salah satu faktor yang membuat Soeharto bisa langgeng menjabat adalah keberhasilannya menjaga stabilitas negara selama masa jabatannya.
Selain itu, walau selama masa kepemimpinannya juga diadakan pemilu, namun kewajiban pegawai negeri untuk memilih Golongan Karya juga menjadi faktor pendukung yang membuatnya bertahan di kursi kekuasaan. Selama menjabat, ia didampingi oleh lima orang wakil presiden yaitu
-
- Adam Malik (1978-1983)
- Umar Wirahadikusumah (1983-1988)
- Sudharmono (1988-1993)
- Try Sutrisno (1993-1998)
- BJ Habibie (1998).
Presiden Soeharto akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden pada 21 Mei 1998 setelah kerusuhan panjang dan pendudukan gedung DPR dan MPR oleh rakyat.
