Rangkuman Fakta Penembakan Masal di Bondi, Australia

Fakta Nyata – Penembakan terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, Minggu (14/12). Pelakunya dua pria berusia 50 dan 24 tahun. Keduanya merupakan ayah dan anak. Sejauh ini, korban tewas tercatat mencapai 15 orang, termasuk dua polisi dan seorang anak perempuan. Salah seorang pelaku juga tewas.

Pihak berwenang mengatakan, serangan teroris tersebut menargetkan komunitas Yahudi Sydney pada hari pertama Hanukkah, ketika ratusan orang berkumpul dalam sebuah acara yang disebut Chanukah by the Sea.

Sekitar 40 orang lainnya saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit karena mengalami luka-luka. Polisi mengatakan bahwa para korban berusia antara 10 hingga 87 tahun.

Pelaku merupakan ayah dan anak

Menurut lembaga penyiaran publik Australia ABC, para pelaku diidentifikasi sebagai Sajid Akram, 50 tahun, dan Naveed Akram, 24 tahun. Pria yang lebih tua tewas di lokasi kejadian, sementara satunya lagi kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis. Sebelumnya, Komisaris Polisi New South Wales (NSW), Mal Lanyon, mengungkapkan bahwa keduanya merupakan ayah dan anak.

“Pria berusia 50 tahun itu merupakan pemegang izin senjata api dan memiliki enam senjata api yang terdaftar atas namanya,” kata Lanyon. Ia menambahkan bahwa keenam senjata api tersebut telah ditemukan di Pantai Bondi. Selain itu, dua alat peledak aktif yang sederhana juga ditemukan di lokasi kejadian dan berhasil dijinakkan oleh polisi.

Lanyon mengatakan bahwa polisi telah berbicara dengan keluarga para pelaku, tetapi pihaknya menolak untuk berspekulasi mengenai motif di balik tindakan mereka.

Satu Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Tewas dan 1 Orang Lainnya Kritis

Dikutip dari Reuters, polisi negara bagian New South Wales mengatakan satu tersangka itu tewas, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis.

Penembakan dalam acara Yahudi, Hanukkah, tersebut menewaskan 10 orang. Sementara korban luka berjumlah 11 orang, termasuk dua polisi. Korban luka telah dibawa ke rumah sakit setempat.

Seorang saksi mata mengungkapkan penembakan itu berlangsung sekitar 10 menit. Pengunjung pantai langsung berhamburan ke jalan dan taman terdekat untuk menyelamatkan diri.

Seorang warga berhasil melucuti senjata salah satu pelaku

Dalam video yang dibagikan oleh ABC News, seorang pria di area parkir terekam menerjang salah seorang pelaku dan berhasil melucuti senjatanya. Dalam aksinya itu, ia tertembak dua kali dan kini dirawat di rumah sakit.

Menurut laporan media lokal, pria tersebut diidentifikasi sebagai Ahmed al Ahmed, seorang pria Sydney berusia 43 tahun. Aksinya yang berani menghadapi pria bersenjata itu menuai pujian dari berbagai kalangan.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, juga memuji tindakan Ahmed, yang berlari menuju bahaya demi membantu orang lain.