Ketahui Proses dan Fakta Menarik Petir
Fakta Nyata – Petir merupakan salah satu fenomena alam yang mungkin kerap dijumpai di musim hujan. Fenomena alam ini ditandai dengan sebuah kondensator raksasa yang muncul dari awan-awan yang ada di langit. Keberadaan petir jelas mengandung listrik, sehingga cukup mengerikan bagi orang-orang untuk melihatnya secara langsung.
Kehadiran petir biasanya diikuti dengan hujan deras dan suara gemuruh yang menakutkan. Petir terbentuk ketika ada penumpukan muatan listrik di atmosfer, biasanya antara bagian atas awan badai yang bermuatan positif dan tanah atau awan lain yang bermuatan negatif. Ketika perbedaan potensial listrik menjadi cukup kuat, itu dilepaskan dalam bentuk sambaran petir. Meski demikian, keberadaan petir ternyata memiliki beberapa fakta menariknya yang berikut ini.
Proses Terjadinya Petir
Terjadinya petir melibatkan beberapa tahapan kompleks:
-
- Pembentukan Muatan: Awan cumulonimbus, awan vertikal besar yang sering dikaitkan dengan badai petir, memainkan peran penting. Di dalam awan ini, partikel es dan air saling bertabrakan. Gesekan ini menyebabkan pemisahan muatan listrik. Muatan negatif cenderung berkumpul di bagian bawah awan, sementara muatan positif berada di bagian atas.
- Induksi Muatan: Keberadaan muatan negatif di dasar awan memengaruhi permukaan bumi di bawahnya. Muatan negatif ini mendorong muatan negatif pada permukaan bumi menjauh, sehingga permukaan bumi menjadi bermuatan positif. Proses ini disebut induksi muatan.
- Pembentukan Saluran Bertingkat (Stepped Leader): Ketika perbedaan potensial antara muatan di awan dan muatan di bumi menjadi cukup besar, muatan negatif dari awan mulai mencari jalur ke bumi. Muatan ini bergerak dalam serangkaian langkah pendek yang disebut “stepped leader”.
- Sambaran Balik (Return Stroke): Saat stepped leader mendekati bumi, ia bertemu dengan muatan positif yang naik dari permukaan bumi. Pertemuan ini menciptakan saluran konduktif yang lengkap. Kemudian, arus listrik yang sangat besar mengalir balik ke atas melalui saluran ini, menghasilkan kilatan cahaya yang kita lihat sebagai petir.
- Guntur: Panas yang dihasilkan oleh petir sangat ekstrem, mencapai sekitar 30.000 derajat Celsius. Panas ini menyebabkan udara di sekitar saluran petir memanas dan mengembang dengan cepat, menciptakan gelombang kejut yang kita dengar sebagai guntur.
Fakta Menarik Petir

1. Suhu petir saat menyambar
Keberadaan petir bukan hanya merupakan sebuah kilatan cahaya semata. Nyatanya petir memiliki sengatan listrik yang dapat menimbulkan efek kejutnya tersendiri. Jika sudah demikian, maka tak heran bila petir memiliki suhunya tersendiri.
Dilansir The Sound of Thunder, petir memiliki panas yang mencapai 30.000 derajat selsius. Suhu tersebut bahkan bisa dikatakan lima kali lebih panas dari permukaan matahari. Tentunya tidak heran jika semua orang wajib menghindar jika terjadi sambaran petir.
2. Jenis petir
Ada beberapa jenis petir, termasuk petir dalam awan (intracloud), petir antara awan dan tanah (cloud-to-ground), petir antara awan dan permukaan air (cloud-to-water), dan petir bola api (ball lightning). Pola kilatan petir juga dapat beragam, mulai dari lurus vertikal hingga garis zigzag yang bercabang-cabang.
3. Petir bisa memiliki panjang bermil-mil
Banyak orang yang mungkin penasaran dengan keberadaan petir yang memiliki panjang berbeda-beda. Mungkin sekilas petir terlihat pendek, padahal kenyataannya ternyata tidak sependek seperti yang dibayangkan.
Dilansir Met Office, rata-rata panjang dari petir mencapai sekitar 2-3 mil. Hal ini menunjukan bahwa petir dapat mencapai jarak yang jauh pada sekali kilatannya, sehingga tentu wajib untuk diwaspadai.
4. Membantu menghasilkan ozon di atmosfer
Ketika petir terjadi, energi yang dilepaskan dapat memecah molekul oksigen dan membentuk ozon. Ozon ini membantu melindungi lapisan ozon di atmosfer dan berperan dalam memfilter radiasi ultraviolet berbahaya dari Matahari.
5. Warna asli dari kilatan petir
Petir yang menyambar memiliki penampilan yang menarik dengan warna-warnanya yang indah. Meski pun tentu risiko dan bahayanya sebanding dengan keindahannya tersebut. Namun, tak banyak orang yang mengetahui secara pasti warna asli dari kilatan petir.
Dilansir wfmz.com, secara umum kilatan petir memiliki warna putih, namun terkadang tercampur dengan campuran warna-warna lain. Meski demikian, beberapa warna yang mendominasi petir antara lain biru, kuning, dan violet.
