Fakta Tersembunyi Lautan, Menghasilkan 50% Oksigen bagi Bumi
Fakta Nyata – Bumi adalah satu-satunya planet yang bisa ditinggali manusia karena terdapat air di dalamnya. Ini dibuktikan dari permukaan bumi yang penuh dengan lautan. Sering kali banyak orang berpikir bahwa air laut selayaknya air biasa saja, padahal tentu tidak demikian.
Masih banyak hal yang belum kita ketahui tentang lautan, tetapi apa yang kita ketahui sungguh menakjubkan – lihat saja fakta-fakta tentang lautan ini dan Anda akan takjub dengan bagian dunia kita yang kompleks dan sangat penting ini.
Bagaimana laut mengatur iklim dunia? Seberapa dalam sebenarnya lautan? Dan bagaimana ekosistem yang mengesankan namun rapuh ini berisiko? Temukan kumpulan fakta terbaik tentang lautan, dan Anda akan mendapatkan apresiasi baru terhadap lautan biru yang luas.
1. Lautan mencakup 97% dari seluruh air di permukaan Bumi.
Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan tentang samudra di dunia: berapa banyak air Bumi yang berada di samudra? Jawabannya: hampir semuanya, dengan samudra mencakup 97% dari seluruh air di planet ini – yaitu 320 juta mil kubik. Samudra di dunia juga meliputi 71% permukaan Bumi. Tetapi bagaimana dengan 2 pertanyaan lain yang paling sering diajukan.
Samudra manakah yang terbesar? Meskipun Bumi sebenarnya hanya memiliki satu samudra besar, seiring waktu samudra tersebut telah terpecah menjadi lima badan air: Samudra Pasifik (terbesar dan terdalam), Samudra Atlantik (terbesar kedua), diikuti oleh Samudra Hindia, Samudra Arktik, dan Samudra Selatan (atau Samudra Antartika).
Seberapa dalamkah lautan? Kedalaman rata-rata lautan sekitar 3,7 km (2,3 mil). Namun, titik terdalam lautan (yang kita ketahui) adalah Challenger Deep di Palung Mariana, dengan kedalaman sekitar 11 km (sebagai perbandingan, Gunung Everest memiliki tinggi 8,8 km).
2. Dasar laut bergerak
Hal itu dibuktikan dengan lautan yang sebagian besar terdiri dari basal dan batuan beku lainnya, dan membentuk apa yang dikenal sebagai kerak samudera. Saat lempeng tektonik menyebar, magma cair naik ke dasar samudra dan membentuk punggungan di tengah samudra, yang merupakan bagian dari proses tektonik aktif yang membentuk planet bumi.
3. Asal muasal melimpahnya garam pada air laut
Semua orang mungkin sudah tahu bahwa air laut menjadi salah satu sumber dari kandungan garam. Namun, tak banyak yang tahu sebetulnya dari mana keberadaan garam pada air laut tersebut bisa timbul, sebab ada faktor-faktor tertentu yang menyebabkannya.
Dilansir National Ocean Service, garam laut ternyata berasal dari dua sumber berbeda, seperti dari limpasan tanah dan bukaan dasar laut akibat pergeseran kerak Bumi. Batuan menjadi sumber utama garam yang larut di dalam air laut, sementara hujan membantu mengikis batuan tersebut.
4. Tampilan asli dari warna air laut
Selama ini mungkin banyak orang penasaran sebetulnya bagaimana warna dari air laut. Hal ini didasari dengan perbedaan persepsi yang mengatakan bahwa air laut berwarna putih, hijau, biru, hingga biru dongker, sehingga terkesan berbeda-beda.
Dilansir National Ocean Service, laut sebetulnya berwarna biru karena air menyerap warna di bagian spektrum cahaya, sehingga meninggalkan warna biru. Sementara, jika kamu mengambil sedikit saja air laut dengan menggunakan gelas, maka akan tampak bahwa air laut sebetulnya berwarna transparan selayaknya air biasa, namun lebih sedikit keruh.
5. Lautan menyediakan hampir setengah dari oksigen di Bumi.
Berkat plankton yang melakukan fotosintesis, lautan menghasilkan hampir 50% dari seluruh oksigen di Bumi. Akan tetapi jumlah itu juga hampir sama dengan jumlah yang dikonsumsi oleh kehidupan laut. Namun, lautan juga menyerap lebih dari seperempat emisi karbon yang disebabkan oleh manusia, setelah menyerap 90% dari pemanasan yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir akibat peningkatan gas rumah kaca. Beberapa meter teratas lautan menyimpan panas sebanyak seluruh atmosfer Bumi.
6. 37 dari 50 mineral penting dapat ditemukan di lautan
Dilansir dari Usgs.gov, mineral kritis adalah mineral nonbahan bakar atau bahan mineral yang penting bagi ekonomi atau keamanan nasional. Beberapa mineral yang ditemukan di lautan antara lain antimon, kobalt, litium, mangan, dan titanium.
7. Air laut mengandung tinggi garam
Keberadaan garam selama ini digunakan sebagai komponen dalam memasak, sebab dapat menambah cita rasa asin dan gurih pada makanan. Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa keberadaan garam tersebut sebetulnya berasal dari air laut yang sudah melalui proses pengolahan sebelumnya.
Konsentrasi garam pada air laut diperkirakan sekitar 3,5 persen pada setiap beratnya. Hal ini karena memang keberadaan garam cenderung larut pada air laut, sehingga tak terlalu dapat terlihat jelas.
