Fakta Menarik Burung Puyuh, Lebih suka Berlari
Fakta Nyata – Burung puyuh atau tergolong pada spesies Coturnix adalah burung yang dikenal sebagai penghasil telur dan juga bisa dikonsumsi dagingnya. Secara karakteristik memang tampilan fisik burung ini mirip dengan unggas pada umumnya, namun terlihat lebih kecil dan gemuk. Sering kali orang-orang hanya mengetahui burung puyuh dari nama dan produksi telurnya saja, namun tidak dengan fakta di belakangnya.
Salah satunya, burung puyuh memiliki bulu yang indah dengan kombinasi warna cokelat, hitam, dan putih. Pola bulu mereka membuat mereka sulit terlihat di lingkungan alaminya. Selai itu, berikut adalah kumpulan fakta menarik tentang burung puyuh.
Mampu terbang dengan cepat
Sebagai salah satu jenis unggas tentu saja burung puyuh mampu terbang karena memiliki sayap sebagai anatomi tubuhnya. Dilansir Quail Forever, burung puyuh mampu terbang cukup cepat, yaitu sekitar 30 hingga 40 meter pperjamnya. Bahkan ada pula beberapa spesies dari burung puyuh yang mampu terbang hingga mencapai kecepatan 91 meter perjamnya.
Lebih Suka Berlari
Alih-alih terbang, burung ini juga unik karena lebih suka berlari di atas tanah. Dilansir dari Bird Fact, walaupun burung puyuh memiliki sayap yang cukup kuat untuk terbang, banyak jenis spesies burung puyuh memiliki tipe tubuh yang tidak proporsional untuk terbang jarak jauh.
Hal tersebut ditambah dengan adaptasi burung puyuh yang baik dengan kondisi di atas tanah yang sudah cukup makanan dan perlindungan. Sehingga mereka lebih suka berlari daripada terbang.
Dagingnya bisa dikonsumsi
Selama ini mungkin kamu hanya familier dengan burung puyuh saja, padahal ternyata dagingnya bisa dikonsumsi Dilansir Learn Poultry, daging burung puyuh nyatanya tidak hanya lezat apabila diolah, namun juga menjadi sumber vitamin, khususnya vitamin A. Tidak heran apabila banyak orang yang juga mulai mengonsumsi burung puyuh karena alasan tersebut.
Migrasi Ribuan Kilometer
Beberapa jenis burung puyuh telah bermigrasi ribuan kilometer bahkan melintasi antar benua untuk menemukan tempat hangat dan makanan pada musim dingin.
Dilansir dari Good News From Indonesia, burung puyuh jepang (Coturnix coturnix japonica) dianggap sebagai subspesies puyuh Eropa Coturnix yang bermigrasi dari wilayah Eropa ke Asia.
Biasanya pada musim dingin, puyuh melakukan migrasi ke Afrika, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Puyuh berumur 2 bulan melakukan penerbangan pada malam hari menuju daerah baru yang lebih hangat.
Ukuran Kecil
Meskipun burung puyuh memiliki ukuran tubuh yang kecil, dengan panjang sekitar 15-20 cm dan berat sekitar 100-150 gram, mereka memiliki kecepatan dan kegesitan yang luar biasa.
Memiliki Sarang di Atas Tanah
Jika kebanyakan burung membuat sarang di atas pohon, tetapi tidak dengan burung puyuh. Burung puyuh betina cenderung menyembunyikan sarang mereka di tanah dan di antara rerumputan untuk menghindari pandangan predator.
Bahkan, mungkin mereka hanya meletakkan sarang mereka sekitar 10 kaki di atas permukaan tanah jika diperlukan.
Hidup berkelompok saat musim dingin
Ada satu kebiasaan unik yang sering burung puyuh lakukan di musim dingin, yaitu saling membentuk grup. Dilansnir The Happy Chicken Coop, memang sebetulnya burung puyuh merupakan hewan sosial, namun di musim dingin justru mereka akan saling berhimpitan untuk memberikan kehangatan terhadap satu sama lain. Tidak heran apabila biasanya burung puyuh akan tampak berkumpul erat dengan kelompoknya di musim dingin.
