Fakta Menarik Burung Falcon, Spesialis Alap-alap ke-2 di Dunia
Fakta Nyata – Saker falcon merupakan spesies falkon besar yang penyebarannya di Eropa, Asia dan Afrika. Panjang tubuhnya kisaran 47-55 cm dengan berat 730-1300 gram. Sementara itu, kepakan sayapnya mencapai 1-1.2 m, sangat membantu dalam penerbangannya menyergap mangsa. Agar kamu bisa membedakannya dari falkon lainnya, spesies ini memiliki warna bulu yang beragam, mulai dari cokelat hingga seperti warna pasir pucat dengan garis coklat atau putih.
Jantan dan betina memiliki penampilan yang sama tapi ukurannya agar berbeda. Mereka dinobatkan sebagai salah satu burung paling tercepat di dunia, lho. Memangnya seberapa cepat mereka? Kamu akan menemukan jawabannya pada fakta berikut ini.
Saker falcon merupakan burung polimorfik
Polimorfik merupakan jenis binatang yang memiliki banyak variasi dalam satu spesiesnya. Variasi tersebut bisa berupa bentuk, ukuran, hingga warna tubuh. Saker falcon adalah salah satu yang mempunyai keunikan tersebut.
Burung ini banyak didominasi dengan warna coklat gelap dengan dada putih. Namun, banyak juga ditemukan warna dominannya abu-abu hingga putih. Hal tersebut dipengaruhi dari tempat perkembangbiakannya serta pola hidupnya.
Saker falcon banyak memangsa hewan pengerat dan burung
Saker falcon adalah karnivora yang banyak memburu hewan pengerat dan burung. Di Eropa, mangsa utamanya adalah tupai tanah dan merpati. Dilansir European Raptors, sumber makanan terpenting bagi mereka saat musim kawin adalah mamalia kecil berupa tikus dan hamster. Jika populasi mangsanya rendah, saker falcon akan memburu banyak burung, itu jadi makanan utama di luar musim kawin.
Saker falcon merupakan salah satu burung tercepat
Sama seperti spesies falkon lainnya, saker bisa terbang dengan sangat cepat! Peregrine falcon memang dianggap sebagai hewan tercepat di dunia yang bisa meluncur dengan kecepatan luar biasa, tapi saker falcon diperkirakan melakukan penerbangan lebih bertenaga dengan kekuatannya sendiri. Kecepatan pastinya masih belum diketahui, tapi berdasarkan teori kecepatan dari ekstrapolasi datanya, mereka diperkirakan bisa mencapai kecepatan 150-320 km/jam dalam penerbangan datar.
Karenanya, mereka dinobatkan sebagai burung tercepat ketiga dalam penerbangan horizontal. Medan perburuannya membuat mereka beradaptasi dengan penerbangan cepat daripada meluncur.
Hidup di daerah gurun dan hutan terbuka
Habitat dari Saker falcon menyebar di sebagian Eropa Timur hingga ke Asia Tengah. Mereka sering disebut juga sebagai burung semi-gurun. Pasalnya, burung ini kerap dijumpai di atas gurun dan lahan luas seperti hutan terbuka.
Dilansir Animal Diversity, Saker falcon kerap berada di pepohonan pada hutan terbuka. Mereka akan berada di ranting pohon dengan ketinggian 15–20 meter dari permukaan tanah. Hal tersebut memudahkannya dalam mengamati mangsa untuk menjadi makanan.
Kehidupan Saker falcon juga bergantung pada musim yang sedang berlangsung. Mereka banyak dijumpai berada di Eropa Tengah ketika musim panas. Burung ini akan melakukan migrasi saat musim dingin dengan menuju Asia Tengah seperti Arab, sisi utara Pakistan, hingga ke bagian barat China.
Spesies alap-alap terbesar kedua di dunia
Saker falcon menjadi spesies alap-alap terbesar kedua di dunia. Tempat pertama diduduki oleh Gyrfalcon yang memiliki bentuk serupa. Namun, perbedaan yang cukup signifikan terdapat pada ukuran sayapnya yang lebih besar.
Berat Saker falcon berbeda antara betina dan jantan. Betina cenderung lebih besar dengan ukuran rerata 970–1300 gram. Panjang tubuhnya bisa mencapai 55 cm sedangkan rentang sayapnya pada 120–130 cm. Sementara jantan relatif lebih kecil dengan berat 730–990 gram. Tubuhnya memiliki panjang rerata 45 cm dengan rentang sayap 100–110 cm.
Bagaimana cara berkomunikasi saker falcon?
Sumber yang sama menjelaskan bahwa saker falcon betina mengeluarkan suara ‘chip-chip’ saat meminta anaknya membuka paruhnya untu diberikan makan. Sebaliknya, anak-anak saker falkon akan berkicau unuk menarik perhatian induknya. Mereka juga melakukan panggilan khusus saat melakukan pertunjukan penerbangan untuk mengesankan betina, jika betina menerima jantan, keduanya akan bergabung dalam panggilan tersebut.
Saker falcon juga berteriak secara agresif saat mengusir pengganggu dari sarangnya atau dari makanan yang baru saja diburunya. Selain dari vokalisasi, mereka juga berkomunikasi melalui postur tubuh seperti berdiri tegak sambil melebarkan sayapnya untuk mengancam.
