Fakta Kecoak Laut Ukuran Tubuh yang Mengejutkan

Fakta Nyata – Kecoak laut merupakan hewan krustasea yang hidup di dasar laut dan dapat ditemukan di wilayah pasang surut hingga laut terdalam. Kecoak laut raksasa pertama kali ditemukan oleh peneliti asal Singapura dari National University of Singapore dan rekannya di dasar Samudera Hindia selama menjalani survei kelautan, itulah berbagai fakta kecoak laut menurut NDTV.

Perlu diketahui, kecoak laut ini diidentifikasi sebagai salah satu spesies baru yang diberi nama ‘Bathynomus raksasa’. Menariknya, penemuan ini dilakukan oleh sejumlah peneliti di kedalaman laut lepas pantai Jawa Barat di Indonesia selama ekspedisi 14 hari. Jika kamu penasaran dengan fakta-fakta kecoak laut lainnya, berikut beberapa informasi lengkapnya untukmu di artikel ini. Simak baik-baik, ya.

Fakta Kecoak Rasasa

Bathynomus merupakan ikon krustasea laut dalam dengan ukuran tubuh relatif besar dan tampilan keseluruhan yang khas. Tubuhnya pipih dan keras, walaupun tidak memiliki karapas atau cangkang keras yang melindungi organ dalam tubuh. Matanya besar dan pipih, serta memiliki jarak antara keduanya.

Organ bagian kepalanya berupa sepasang antena panjang, sepasang antena pendek di ujung kepala, serta mulut dan anggota tubuh yang bermodifikasi sebagai alat makan di segmen bagian bawah kepala. Uniknya, Bathynomus memiliki tujuh pasang kaki jalan dan lima pasang kaki renang.

Satwa ini merupakan “cleaner” alias pemakan sisa-sisa makhluk hidup di laut. Umumnya, yang dilahap adalah ikan, moluska, krustasea, beberapa karnivora dan herbivora yang tentunya ukurannya lebih kecil dari tubuh Bathynomus itu sendiri. Untuk melihatnya, kita harus mendatangi tempat-tempat yang relatif sulit dijangkau di kedalaman 950 dan 1.260 meter.

Tanpa Bathynomus, sisa-sisa makanan yang berada di laut tentunya akan menjadi masalah baru karena tidak ada yang menghabiskan. Bila laut terganggu, tentu saja berdampak pada kehidupan manusia.

Reproduksi di Laut Dalam

Betina Bathynomus giganteus memiliki kantung telur besar (marsupium) di bagian bawah tubuhnya untuk melindungi anak hingga siap dilepaskan.

Bayi kutu laut lahir dalam bentuk miniatur dewasa dan disebut manca.

Kemampuan Bertahan Tanpa Makan Berbulan-bulan

Di alam liar, makanan sulit ditemukan di laut dalam. Kutu laut raksasa dapat bertahan tanpa makan hingga 4–5 tahun di penangkaran, berkat metabolisme yang sangat lambat.

Ukuran Tubuh yang Mengejutkan

Jenis Bathynomus giganteus dapat tumbuh hingga 50 cm dengan berat mencapai 1,7 kg, menjadikannya salah satu isopoda terbesar di dunia.

Ukuran besar ini adalah contoh gigantisme laut dalam, fenomena di mana hewan laut dalam tumbuh lebih besar dibanding kerabatnya di perairan dangkal.

Bentuk Tubuh yang Adaptif

Tubuh kutu laut raksasa dilapisi eksoskeleton keras bersegmen yang berfungsi sebagai pelindung.

Mereka memiliki 14 kaki yang digunakan untuk berjalan di dasar laut, serta mata majemuk besar yang membantu mendeteksi cahaya redup.