5 Fakta Menarik Negara Kamboja, Bentuk Pulau yang Unik
Fakta Nyata – Kamboja merupakan salah satu negara tetangga Indonesia yang terletak di Asia Tenggara. Negara ini memiliki bentuk sebagai negara monarki konstitusional dan sekaligus menjadi penerus Kekaisaran Khmer yang pernah menguasai hampir Semenanjung Indochina sekitar abad ke 11 hingga 14.
Nama Kamboja diambil dari bahasa kesenian Hindu kuno atau Sansekerta Kampuchea atau Kamboja berarti tanah kedamaian dan kemakmuran. Mayoritas penduduk kamboja atau sekitar 96 persen menganut agama Buddha Theravada. Selain itu, untuk penganut agama Islam sekitar 2,1 persen, dan yang lainnya sekira 1,5 persen.
Dalam artikel ini akan mengungkapkan lima fakta unik yang akan membuat Anda lebih tertarik untuk menjelajahi dan memahami negara ini.
1. Kejahatan Genosida
Peperangan tersebut dimenangkan oleh pihak Khmer Merah pada tahun 1975 dan mengubah bentuk negara jadi Republik Demokratik Kamboja yang diketuai oleh Pol Pot. Mereka kemudian membuat kebijakan yang mana warga kota dipindahkan ke desa untuk bekerja di lahan pertanian. Selain itu, mereka juga menolak obat yang berasal dari Barat.
Hal ini mengakibatkan banyak rakyat yang meninggal lantaran kekurangan pengobatan dan juga kelaparan. Pada akhirnya, tahun 1978 Vietnam mulai menyerang negara tersebut kemudian memusnahkan kejahatan genosida. Kemudian, tahun 1989 kedua negara itu mulai meredam dan membuat perdamaian yang dilakukan di Paris. Bahkan, pihak dari PBB ikut memberikan perintah supaya menghentikan pertempuran itu.
2. Kamboja merayakan tahun baru setiap April
Berbicara mengenai tahun baru tentu biasanya identik dengan bulan Januari, sebab pada saat itulah hampir semua orang di dunia merayakan tahun baru. Namun, pada kenyataannya justru Kamboja berbeda, sebab masyarakat di sana merayakan tahun baru setiap bulan April.
Dilansir GVI, liburan ini pada awalnya dikaitkan dengan kalender hindu dan dirayakan pada bulan Januari. Namun, pada saat kerajaan Khmer masuk agama Budha, maka hari libur dipindahkan ke bulan April bertepatan dengan Tahun Baru Budha. Inilah yang kemudian membuat mayoritas masyarakat Kamboja memperingati tahun baru pada bulan April.
3. Angkor Wat : Kuil Terbesar di Dunia
Angkor Wat adalah salah satu situs bersejarah paling ikonik di dunia dan merupakan ciri khas Kamboja. Faktanya, Angkor Wat adalah kuil terbesar di dunia. Kuil ini di bangun pada abad ke-12 oleh Raja Suryavarman II sebagai kuil Hindu untuk dewa Wisnu, tetapi kemudian diubah menjadi tempat ibadah Buddha.
Selain ukurannya yang mengesankan, Angkor Wat juga terkenal karena arsitekturnya yang menakjubkan. Kuil ini memiliki lima menara indah yang menciptakan siluet yang khas dan dianggap sebagai contoh terbaik arsitektur Khmer kuno. Angkor Wat juga terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari seluruh dunia.
4. Pulau dengan Bentuk yang Unik
Salah satu fakta yang paling unik tentang Kamboja adalah adanya pulau yang memiliki bentuk menyerupai sepatu wanita. Pulau ini di kenal dengan nama Pulau Mengongkek, yang berarti “pulau sepatu” dalam bahasa Khmer. Bentuk pulau ini sangat khas dan menarik, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin melihat fenomena alam yang tidak biasa ini.
Pulau Mengongkek terletak di Danau Tonle Sap, dan Anda dapat mengunjungi pulau ini dengan perahu dari desa-desa sekitarnya. Selain menikmati pemandangan yang unik, Anda juga dapat menjelajahi kehidupan desa nelayan lokal dan mendapatkan wawasan tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Kamboja di sekitar Danau Tonle Sap.
5. Kamboja dijuluki sebagai neraka dunia
Banyak orang yang mungkin belum tahu bahwa sebetulnya Kamboja memiliki sisi kelam tersendiri di balik keberagaman wisata yang dimilikinya saat ini. Bahkan saking kelamnya sejarah dari Negara Kamboja sampai-sampai membuatnya dijuluki sebagai neraka dunia.
Dilansir Eightify, Kamboja mendapatkan julukan neraka dunia karena perang saudara yang pernah terjadi di tahun 1960an dan pengambilalihan brutal oleh Partai Merah pada tahun 1975. Melalui aksi brutal ini justru memakan jutaan korban jiwa dan termasuk ke dalam genosida terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah.
