Sudah Digunakan Di Indonesia, Inilah 4 Fakta Vaksin Moderna Yang Harus Diketahui

Fakta Nyata – Setelah menggunakan Sinovac dan AstraZeneca sejak Januari 2021, Indonesia akhirnya memiliki varian vaksin lainnya yakni Moderna dan juga Pfizer. Vaksin Moderna yang menggunakan platform mRNA, menjadi vaksin pertama yang mendapatkan emergency authorization use dari BPOM pada tanggal 1 Juli 2021.

Vaksin Moderna sendiri berbeda dengan vaksin-vaksin sebelumnya yang digunakan di Indonesia. Karena vaksin Moderna menggunakan materi genetik yang direkaya sehingga menyerupai virus Covid-19. Sedangkan vaksin lainnya ,seperti vaksin Sinovac, menggunakan virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan. Untuk kamu yang sedang berencana untuk mengikuti vaksinasi menggunakan Vaksin Moderna, yuk simak 4 fakta menarik terkait Vaksin Moderna dibawah ini!

 

1. Memiliki standar penyimpanan yang berbeda dari vaksin lain

Alasan utama kenapa Indonesia menggunakan vaksin Sinovac adalah karena penyimpanannya yang lebih mudah daripada vaksin lainnya, seperti salah satu contohnya yakni vaksin Moderna.

Vaksin Moderna yang menggunakan platform mRNA dalam penyimpanannya membutuhkan teknologi khusus yang lebih “ribet” dibandingkan dengan vaksin lainnya. Karena untuk menyimpan vaksin ini, kita membutuhkan tempat dengan suhu -20 derajat celcius. Sehingga untuk mendistribusikan vaksin ini membutuhkan tempat khusus agar kualitas vaksin tetap terjaga sampai digunakan di masyarakat.

 

 

2. Vaksin Moderna memiliki efikasi yang cukup tinggi

Vaksin Moderna menjadi salah satu vaksin yang digunakan di Indonesia dengan efikasi yang tinggi. Berdasarkan uji klinik fase 3, vaksin Moderna memiliki efikasi mencegah Covid-19 pada rentang usia 18 tahun keatas sebesar 94,1%. Sedangkan untuk usia diatas 65 tahun, vaksin moderna memiliki efikasi mencefag Covid-19 sebesar 86,4%. Angka efikasi ini tentunya cukup tinggi, mengingat vaksin sinovac yang hanya memiliki efikasi sebesar 51% dan vaksin AstraZeneca sebesar 63,09%.

 

3. Aman digunakan untuk Usia 18 tahun ke atas dan untuk yang memiliki penyakit bawaan

Saat ini, vaksin Moderna teruji aman untuk digunakan pada usia 18 tahun ke atas. Untuk penggunaan vaksin Moderna pada usia dibawah 18 tahun masih belum bisa karena masih melalui tahapan uji klinis. Selain itu, vaksin Moderna juga sudah teruji ampuh dan bisa digunakan pada kelompok populasi yang memiliki komorbid seperti jantung, diabetes, paru kronis, obesitas, HIV, dan penyakit liver.

 

4. Efek samping penggunaan vaksin Moderna

Dalam melakukan vaksinasi, beberapa orang memperhitungkan efek samping yang akan dialami pasca vaksinasi. Menurut hasil uji yang dilakukan oleh BPOM, vaksin Moderna memiliki efek samping yang sama dengan penggunaan vaksin lainnya dan efek sampingnya masih dalam batas wajar, sehingga vaksin Moderna masih aman untuk digunakan.

Efek samping pasca vaksinasi menggunakan vaksin Moderna diantaranya yakni nyeri otot, nyeri sendi, nyeri pada area yang disuntik, sakit kepala, pusing, dan kelelahan. Umumnya, efek samping yang dialami oleh pengguna vaksin Moderna terjadi setelah vaksinasi tahap kedua.