Perbandingan Mediatek vs Snapdragon, Mana yang Lebih Unggu?

Fakta Nyata – Perkembangan teknologi yang menyebar ke berbagai sektor rupanya berimbas terhadap masa sekarang ini. Bahkan setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia tidak pernah luput dengan teknologi. Kehadiran teknologi sendiri pun memang sangat efektif untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya adalah smartphone yang perkembangannya semakin pesat dari waktu ke waktu. Perkembangan tersebut juga melatarbelakangi berbagai produsen agar berlomba untuk menciptakan smartphone dengan banyak fitur.

Namun, dalam pemilihan smartphone sendiri ada banyak hal yang ternyata harus diperhatikan khususnya dalam melihat beberapa spesifikasi yang ditawarkan. Dan salah satunya adalah spesifikasi chipset agar tidak salah pilih, dikarenakan chipset sangat besar mempengaruhi kinerja dari smartphone yang anda beli. MediaTek dan Snapdragon menjadi dua nama semikonduktor unggulan yang digunakan pada berbagai merek smartphone. Keduanya bersaing sengit sebagai otak kinerja perangkat genggam.

Sebelum memutuskannya, coba ketahui terlebih dahulu perbandingan MediaTek dan Snapdragon dari berbagai sisi. Termasuk dari pabrikan, kelas ponsel, hingga tujuan penggunaannya.

Perbandingan GPU

    • Performa GPU

Hal pertama yang bisa dibandingkan antara chipset Mediatek dan Qualcomm adalah dari sisi performa GPU yang ditawarkannya. GPU atau Graphics Processing Unit sendiri merupakan komponen utama yang bertugas sebagai pengolah grafis pada perangkat smartphone. Dan jika diibaratkan, GPU pada smartphone kurang lebih sama fungsinya dengan VGA pada perangkat komputer sehingga ini penting untuk diperhatikan.

Antara Qualcomm dan Mediatek performa GPU yang ditawarkan memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Chipset besutan Mediatek umumnya relatif lebih lemah apabila dibandingkan dengan Qualcomm untuk urusan performa GPU. Dan penggunaan RAM-nya sendiri pun demikian, Mediatek yang lemah untuk urusan ini juga memakan kapasitas RAM yang rendah pula. Sementara Qualcomm Snapdragon biasanya memiliki kualitas yang lebih baik dalam merender grafis tapi sayangnya juga membutuhkan alokasi RAM yang tidak sedikit.

Anda dapat menyesuaikan pemilihan chipset berdasarkan keperluan, jika menginginkan smartphone dengan kemampuan grafis cukup bagus, maka Snapdragon bisa menjadi pilihan utama.

    • Bekal VRAM

Tidak banyak yang mengetahui bahwa chipset-chipset yang dibuat Mediatek telah dibekali dengan dedicated VRAM layaknya yang ada pada perangkat komputer. Sementara GPU bawaan Snapdragon, yaitu Adreno masih menggunakan RAM inti smartphone untuk melakukan pengolahan grafis, memproses berbagai instruksi, dan lain sebagainya. Dalam artian, Qualcomm Snapdragon bersama Adreno miliknya tidak memiliki dedicated VRAM sehingga semua aktivitas harus dilakukan oleh RAM inti, termasuk untuk melakukan rendering grafis.

Meskipun tidak semua chipset buatan mereka seperti itu, namun kebanyakan sama halnya dengan fakta yang diulas di atas. Adapun informasi yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa VRAM pada smartphone tidak bisa di-upgrade dan di-downgrade selayaknya VRAM pada PC. Oleh karena itu, pilihlah chipset smartphone dengan baik dan tepat sesuai yang dibutuhkan.

Perbandingan Prosesor

    • Source Code

Setelah GPU, Prosesor antara Mediatek dan Qualcomm pun menjadi aspek selanjutnya yang penting untuk diperhatikan. Dari keduanya, Qualcomm Snapdragon cenderung diakui lebih unggul ketimbang Mediatek. Bahkan Snapdragon juga diyakini memiliki kinerja yang lebih optimal dikarenakan menggunakan source kode open source atau lisensi sumber terbuka yang biasanya dibuka untuk publik. Sehingga anda dapat mengakses kode yang digunakan Qualcomm, atau kemungkinan juga dapat mengeditnya.

    • Variasi Produk

Kedua perusahaan besar pembuat Chipset ini terus bersaing dalam rangka menciptakan perangkat terbaik secara kualitas. Mediatek terus mengembangkan prosesor dengan inti ganda seperti Mediatek MT6797 Helio X20 dengan menggunakan 10 inti CPU (2×2.3GHz Cortex-A72, 4×1.9GHz Cortex-A53, 4×1.4GHz Cortex-A53) yang salah satunya dipakai pada ponsel Meizu MX6. Tentu dengan prosesor inti sebanyak itu, kinerja smartphone juga turut meningkat. Dalam artian, semakin banyak core prosesor suatu smartphone maka daya yang dikeluarkan juga semakin banyak untuk menjalankan core-core tersebut.

Berbeda dengan Mediatek, Qualcomm sendiri lebih fokus untuk menghasilkan prosesor yang memiliki kecepatan dari clock tinggi, namun bukan berarti tidak meningkatkan jumlah core. Mereka juga secara produksi ikut meningkatkan jumlah core pada produk prosesor-prosesor terbarunya agar tidak tertinggal dari pesaing.

Harga

Prosesor MediaTek disebut lebih terjangkau. Hal ini disebabkan oleh lisensi berbagai inti GPU Mali dari Arm. Selain itu, tidak banyak modifikasi yang dilakukan dan menggunakan cip sudah jadi. Langkah tersebut menghasilkan biaya lebih rendah dan produksi cepat. 

Nah, Snapdragon sebaliknya. Produk CPU Snapdragon dikustomisasi. GPU Adreno internal yang disematkan pun dibanderol lebih mahal. Oleh karena itu, secara keseluruhan harga Snapdragon lebih mahal dibanding MediaTek.

Perbedaan penggunaan produk

Seperti disinggung pada bagian sebelumnya, MediaTek dikenal sebagai cip yang dibanderol lebih terjangkau. Hal tersebut membuat cip ini banyak digunakan pada ponsel entry level hingga kelas menengah. 

Nah, ponsel yang dibekali dengan cip Snapdragon dibanderol umumnya lebih mahal. Bahkan ponsel kelas menengah sekalipun lebih mahal dibanding HP berbekal cip MediaTek pada kelas yang sama.

Kelebihan Mediatek

    • Harga lebih ekonomis
    • Merilis prosesor 10 inti (core) untuk pertama kali di dunia
    • Mempunyai grafis yang cukup tinggi namun tetap hemat RAM
    • Meluncurkan chipset pertama dengan pabrikan 10nm yaitu Helio X30
    • Kerja multitasking yang sangat handal
    • Mendukung jaringan 4G LTE
    • Teknologi CorePilot yang dapat mengatur suhu tetap stabil

Kekurangan Mediatek

    • Energi baterai lebih boros
    • Masalah overheat terhadap beberapa chipset
    • Tidak dapat menggunakan custom kernel

Kelebihan Snapdragon

    • Pengolahan grafis cenderung lebih stabil
    • Prosesor single-core dengan kecepatan 1,4GHz
    • Lebih hemat baterai
    • Performa handal untuk multitasking
    • Mendukung jaringan 4G LTE
    • Layar Snapdragon sangat canggih dengan cahaya otomatis
    • Menggunakan sinyal ISP dengan resolusi kualitas kamera DSLR

Kekurangan Snapdragon

    • Dibanderol dengan harga yang lebih mahal
    • Mudah panas
    • Overheating dalam penggunaan yang berlebih

Secara kinerja, perbandingan MediaTek dan Snapdragon punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kalau menurutmu, mana yang lebih unggul?