Fakta Unik Burung Merpati, Jenis, Cara Minum hingga Jadi Lambang Perdamaian

Fakta Nyata – Burung merpati menjadi salah satu jenis burung yang sudah akrab dengan kehidupan manusia. Selain dipelihara sebagai hewan kesayangan, merpati juga banyak diternakkan untuk keperluan hias maupun balap.

Tidak hanya itu, burung merpati juga memiliki sejumlah kemampuan dan karakteristik unik. Burung ini dikenal memiliki kemampuan navigasi yang baik sehingga dapat menemukan jalan kembali ke tempat asalnya. Merpati juga telah lama dikaitkan dengan berbagai simbol, salah satunya sebagai lambang perdamaian.

Lantas, apa saja fakta unik burung merpati yang menarik untuk diketahui?

Apakah Merpati dan Burung Dara Sama?

Istilah merpati dan burung dara sering digunakan secara bergantian dalam kehidupan sehari-hari. Secara ilmiah, keduanya sama-sama termasuk dalam famili Columbidae yang mencakup berbagai jenis merpati dan dara.

Perbedaan penggunaan istilah tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh kebiasaan dan persepsi masyarakat. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah merpati dan dara dapat merujuk pada burung dari kelompok yang sama, meskipun terdapat banyak spesies dengan ukuran dan penampilan berbeda.

Jenis-Jenis Burung Merpati

Keluarga Columbidae terdiri atas lebih dari 300 spesies burung merpati dan dara yang tersebar di berbagai wilayah dunia. Beberapa jenis yang cukup dikenal antara lain:

    • Merpati batu (Columba livia): Jenis yang banyak ditemukan di kawasan perkotaan dan telah beradaptasi dengan lingkungan manusia.
    • Merpati mahkota Victoria: Memiliki tubuh berwarna kebiruan dengan jambul atau mahkota bulu yang khas. Burung ini berasal dari kawasan Papua.
    • Merpati penumpang: Spesies yang telah punah akibat berbagai faktor, termasuk perburuan dan perubahan habitat. Dahulu, burung ini memiliki populasi yang sangat besar di Amerika Utara.
    • Merpati Nicobar: Memiliki bulu berwarna hijau metalik yang berkilau. Burung ini termasuk salah satu kerabat hidup terdekat burung dodo.
    • Merpati berkabung: Banyak ditemukan di Amerika Utara dan dikenal dengan suara yang lembut serta bentuk tubuh yang ramping.

Fakta Unik Burung Merpati

Selain memiliki banyak jenis, burung merpati juga mempunyai sejumlah karakteristik menarik. Berikut beberapa fakta unik yang perlu diketahui.

Merpati Pernah Digunakan untuk Mengirim Pesan

Kemampuan merpati dalam menemukan jalan pulang membuat burung ini pernah dimanfaatkan manusia untuk membawa pesan. Sistem tersebut dikenal sebagai pigeon post atau layanan pengiriman pesan menggunakan merpati.

Merpati memiliki kemampuan navigasi yang sangat baik. Meski demikian, mekanisme pasti yang digunakan burung ini untuk menentukan arah dan menemukan jalan pulang merupakan hasil dari berbagai kemampuan sensorik dan navigasi yang kompleks.

Kemampuan tersebut membuat merpati pernah memiliki peran penting dalam komunikasi, terutama sebelum teknologi komunikasi modern berkembang.

Memiliki Posisi Tidur yang Khas

Burung merpati juga mempunyai kebiasaan tidur yang menarik. Saat beristirahat, burung ini dapat menyandarkan kepalanya ke bagian bahu atau tubuhnya.

Posisi tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membuat perilaku merpati menarik untuk diamati.

Memiliki Cara Minum yang Berbeda

Cara minum burung merpati juga cukup unik dibandingkan banyak jenis burung lainnya. Merpati dapat memasukkan paruh ke dalam air dan mengisap air secara terus-menerus hingga kebutuhan minumnya terpenuhi.

Cara tersebut berbeda dari banyak burung yang biasanya mengambil air menggunakan paruh, kemudian mendongakkan kepala untuk menelannya.

Kepakan Sayap Merpati Dapat Menghasilkan Suara

Ketika terbang atau lepas landas, kepakan sayap merpati dapat menghasilkan suara yang cukup keras. Suara tersebut berasal dari gerakan sayap dan aliran udara di antara bulu-bulunya.

Sebuah penelitian berjudul Flights of fear: a mechanical wing whistle sounds the alarm in a flocking bird yang dilakukan Mae Hingee dan Robert D. Magrath meneliti suara kepakan sayap pada burung ketika terbang.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa suara kepakan sayap dapat berperan sebagai sinyal peringatan bagi burung lain ketika merpati menghadapi ancaman. Dengan demikian, suara tersebut tidak selalu sekadar bunyi yang muncul akibat kepakan sayap.

Merpati Memiliki Beragam Warna

Merpati memiliki variasi warna bulu yang cukup beragam. Warna tersebut dapat berupa abu-abu, putih, cokelat, hitam, hingga kombinasi warna tertentu.

Pada merpati domestik, variasi warna dan pola bulu semakin beragam karena proses pembiakan yang dilakukan manusia selama bertahun-tahun. Sementara itu, bagian leher beberapa merpati tampak berkilauan ketika terkena cahaya.

Efek tersebut disebut iridesensi, yaitu perubahan tampilan warna yang dipengaruhi oleh struktur bulu dan sudut datangnya cahaya.

Mengapa Merpati Menjadi Lambang Perdamaian?

Burung merpati telah lama dikaitkan dengan simbol perdamaian. Dilansir dari The History Press, merpati telah menjadi simbol yang berkaitan dengan kedamaian dan kehidupan baru dalam berbagai kebudayaan.

Dalam mitologi Yunani kuno, burung merpati dikaitkan dengan cinta dan pembaruan kehidupan. Sementara itu, burung merpati juga memiliki makna simbolis dalam berbagai kebudayaan lain.

Pada 1949, seniman Pablo Picasso turut memperkuat citra merpati sebagai simbol perdamaian modern. Gambar burung merpati karyanya digunakan sebagai lambang Kongres Perdamaian Dunia.

Sifat burung merpati yang relatif lembut dan tidak dikenal sebagai burung pemangsa juga turut memperkuat asosiasi tersebut. Hingga kini, gambar merpati putih dengan ranting zaitun kerap digunakan sebagai simbol perdamaian di berbagai belahan dunia.

Merpati, Burung yang Dekat dengan Kehidupan Manusia

Burung merpati bukan hanya mudah ditemukan di sekitar manusia, tetapi juga memiliki berbagai karakteristik menarik. Kemampuan navigasinya, cara minum, suara kepakan sayap, hingga variasi warna bulunya menunjukkan bahwa burung ini memiliki banyak keunikan.

Di sisi lain, sejarah panjang hubungan manusia dengan merpati membuat burung ini memiliki nilai budaya yang kuat. Salah satunya adalah penggunaan merpati sebagai lambang perdamaian yang masih dikenal hingga saat ini.