Fakta Menarik Angrek Hitam, Tak Hanya Indah juga Banyak Khasiat

Fakta Nyata – Para pencinta anggrek pasti sudah mengenal jenis anggrek hitam. Bunga eksotis ini kerap ditemukan di Kalimantan. Namun, keberadaannya sudah tergolong langka. Mengutip situs DLH Kalimantan Selatan, anggrek hitam (Coelogyne pandurata) berasal dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Di Indonesia sendiri, anggrek hitam terbagi menjadi dua, yakni yang berada di Kalimantan dan Papua.

Bunga ini dikenal lewat keindahan lidah bunganya (labellum) yang berwarna hitam pekat kontras dengan kelopak hijau terang, menciptakan pesona misterius yang memikat banyak pecinta tanaman hias. Namun, di balik keindahannya, anggrek hitam menyimpan kisah langka dan perjuangan panjang dalam upaya konservasi. Bukan sekadar tanaman hias, anggrek ini juga menjadi ikon flora khas Kalimantan Timur. Berikut lima fakta menarik tentang si cantik dari hutan tropis ini.

Aroma dan mekar yang menarik

Selain indah, anggrek hitam juga dikenal memiliki aroma wangi yang lembut dan semerbak saat mekar. Dikutip dari Gurusiana, masa mekarnya berlangsung antara Maret hingga Agustus. Meski setiap kuntum tidak bertahan lama, bunga-bunga ini biasanya mekar bersamaan, menciptakan pemandangan yang menambah daya tarik eksotisnya.

Anggrek Hitam Rajin Berbunga

Anggrek hitam termasuk bunga yang cukup sering berbunga. Biasanya dalam satu bulan, tanaman ini akan berbunga 4– kali dengan lama mekar kurang lebih 7 hari.

Dengan budi daya yang tepat, anggrek ini akan terus mengeluarkan bunga dengan aroma dan warna yang indah.

Penampilan visual yang kontras

Meski disebut anggrek hitam, bunga ini sebenarnya tidak sepenuhnya berwarna gelap. Kelopak dan mahkotanya berwarna hijau terang, sementara bagian lidahnya memiliki corak hitam pekat yang khas.

Kontras warna inilah yang membuat bunga ini tampak elegan dan eksotis. Satu tangkai anggrek hitam bisa menghasilkan hingga 14 kuntum bunga berdiameter sekitar 10 sentimeter. Saat mekar serentak, tampilannya benar-benar menawan.

Cara Tumbuh Anggrek Hitam

Anggrek hitam merupakan anggrek epifit atau anggrek yang tumbuh menempel pada pohon atau batang lain sebagai inang. Tanaman anggrek hitam menggunakan akar-akar udara untuk menyerap kelembaban dan nutrisi dari udara dan lingkungan sekitar.

Tanaman ini biasanya tumbuh secara liar di media gambut dan termasuk sulit untuk dipelihara sendiri di rumah. Sebab, anggrek hitam memerlukan suhu yang sejuk dan kelembaban tinggi. Bunga ini juga mampu tumbuh dengan baik di rumah kaca, asalkan suhu ruangannya sesuai. Anggrek hitam sebaiknya tidak terkena sinar matahari secara langsung, tapi tetap memerlukan cahaya yang cukup.

Termasuk Anggrek yang Dilindungi

Anggrek hitam termasuk jenis anggrek yang dilindungi keberadaannya. Selain karena kelangkaannya juga karena tanaman ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999 yang dikeluarkan pada tanggal 27 Januari 1999, anggrek hitam merupakan jenis anggrek yang dilindungi keberadaannya. Ini karena kebakaran hutan dan konversi penggunaan hutan yang menyebabkan kerusakan habitat alami.

Ditambah dengan adanya pencabutan anggrek-anggrek tersebut untuk dibudidayakan di luar habitatnya. Akibatnya, anggrek ini terancam punah keberadaannya. Oleh karenanya, perlu diimbangi dengan usaha konservasi.

Khasiat Anggrek Hitam

Tak cuma indah, anggrek hitam ternyata mengandung berbagai manfaat. Mengutip situs IAIN Bukittinggi, salah satu manfaat anggrek hitam adalah sebagai obat tradisional. Anggrek hitam dapat mengobati penyakit seperti batuk, sakit tenggorokan, dan diare.

Manfaat ini datang dari kandungan senyawa alkaloid, saponin, dan flavonoid dalam anggrek hitam. Alkaloid memiliki efek bronkodilator yang membantu membuka saluran pernapasan dan meredakan batuk. Saponin membantu mengeluarkan dahak dan lendir, serta flavonoid memiliki efek anti inflamasi yang dapat mengurangi peradangan.

Anggrek hitam juga dapat digunakan sebagai bahan kosmetik. Kandungan anggrek hitam kerap dicampurkan dalam krim antiaging dan pelembab. Ini karena anggrek hitam memiliki antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi.