Sejarah Tornado Mematikan di Dunia
Fakta Nyata – Tornado merupakan bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan yang sangat besar. Meski begitu sebenarnya kebanyakan tornado terjadi dalam skala kecil dan hanya menyebabkan kerusakan ringan.
Namun ada beberapa tornado paling mematikan di dunia yang pernah tercatat dalam sejarah. Salah satunya adalah Tornado El Reno yang terjadi di Oklahoma pada bulan Mei tahun 2013 yang lalu. Menurut pemberitaan berbagai media, saat itu tornado tersebut memiliki ukuran sebesar 4,2 kilometer dengan kecepatan mencapai 302 mph.
Tornado biasanya terbentuk dari badai petir yang sangat kuat dan dapat mencapai kecepatan angin hingga 500 kilometer per jam. Dalam sejarah dunia, tercatat ada 5 tornado terbesar di dunia dan cukup mematikan yang pernah terjadi. Berikut rangkuman informasinya untuk Anda.
1. Tornado Daulatpur (1989)
Tornado Daulatpur-Saturia yang terjadi pada 25 April 1989 di Bangladesh merupakan salah satu tornado paling mematikan dalam sejarah. Diklasifikasikan sebagai tornado F4 dengan kecepatan angin antara 338 hingga 418 kilometer per jam, tornado ini memiliki jalur sepanjang 80 kilometer. Melansir Rain Viewer, jumlah korban jiwa akibat tornado ini belum diketahui pasti, namun diperkirakan sekitar 1.300 orang tewas dan 12.000 orang terluka.
Saking destruktifnya, tornado ini mencabut pepohonan, menghancurkan rumah-rumah, dan mengakibatkan 80.000 orang terlantar. Tornado ini menghancurkan banyak kota dengan kota Daulatpur dan Saturia menjadi yang paling terdampak. Bangladesh memang menjadi salah satu negara yang sering mengalami tornado selain Amerika Serikat dan Kanada.
2. Tri-State Tornado (1925)
Tri-State Tornado adalah tornado terbesar kedua dan paling mematikan di dunia yang terjadi pada tahun 1925. Tornado ini dianggap sebagai tornado paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat dengan korban tewas hingga 695 orang dan lebih dari 2.000 orang terluka.
Tornado ini berlangsung selama 3,5 jam dan menempuh jarak 352 kilometer yang melintasi Missouri, Indiana, and Illinois, di mana sebagian besar kematian terjadi di Illinois selatan. Kecepatan Tri-State Tornado diperkirakan melebihi 300 mph yang menghancurkan 15.000 rumah.
3. The Great Natchez Tornado (1840)
Pada tahun 1840, The Great Natchez Tornado melanda wilayah Natchez dan Mississippi. Tornado tersebut memegang rekor sebagai satu-satunya tornado besar di Amerika Serikat yang menewaskan lebih banyak orang daripada melukainya.
Setidaknya ada 317 korban jiwa dengan sebagian besar korban berada di kapal datar yang tinggal di sepanjang sungai Mississippi. Bahkan, korban jiwa bencana ini mungkin saja jauh lebih besar karena kematian budak tidak dihitung pada masa itu.
Ratusan budak terbunuh, rumah rata dengan tanah, hingga hutan tumbang karena bencana mematikan tersebut.
4. Tornado Sisilia (1851)
Pada 8 Desember 1851, dua tornado melanda pedesaan Marsala, Sisilia Barat, Kerajaan Dua Sisilia yang sekarang menjadi Italia. Jumlah korban dari bencana ini tidak diketahui pasti, namun diperkirakan lebih dari 500 orang tewas akibat tornado ini. Tornado tersebut menyebabkan kerusakan besar pada lahan pertanian dan menghancurkan setengah dari kota Castellamare, di mana sekitar 200 warga tewas.
Pelabuhan kota juga mengalami kerusakan serius, dengan banyak kapal hancur atau terbalik dan awak kapalnya hilang di laut. Tornado ini merupakan bagian dari serangkaian peristiwa cuaca buruk yang terjadi di wilayah tersebut, termasuk hujan lebat dan badai es yang menyebabkan kerusakan tambahan pada lahan pertanian. Di Sisilia ini tercatat menjadi salah satu tornado paling mematikan yang pernah terjadi di Eropa. Tornado mematikan lain yang pernah melanda Eropa terjadi di Veltta, Malta.
5. The Tupelo Tornado (1936)
Satu lagi tornado terbesar dan paling mematikan di dunia, yakni The Tupelo Tornado yang terjadi pada 5 April 1956.
Tornado tersebut melanda Tupelo dan Mississippi yang menyebabkan kerusakan parah. 48 blok kota hancur dan menewaskan 233 orang.
Tahun tersebut menjadi tahun badai yang mematikan, karena malam berikutnya tornado juga melandai Gainesville Georgia dan menewaskan 203 orang akibat dari banyaknya bangunan runtuh dan terbakar.
6. Badai tornado Ivanovo (1984)
Badai tornado yang terjadi di Uni Soviet pada 1984 merupakan salah satu peristiwa tornado paling signifikan dalam sejarah Rusia terutama terkait dengan banyaknya korban jiwa. Bencana ini terjadi pada 9 Juni 1984, dan menghantam wilayah Ivanovo dan Yaroslavl di utara Moskow, sebuah area seluas lebih dari 400.000 kilometer persegi. Badai ini menghasilkan total sebelas tornado dengan dua diantaranya yang paling destruktif.
Tornado yang melanda Ivanovo menjadi yang paling banyak memakan korban jiwa dan menghasilkan kerusakan paling parah. Tornado itu melempar mobil sejauh ratusan meter, mengangkat crane seberat 350 ton, dan meratakan bangunan berfondasi baja. Pemerintah Rusia mengklasifikasikan tornado itu sebagai kelas F4, namun banyak pihak memprediksinya sebagai tornado F5. Badai ini mengakibatkan paling tidak 57 korban tewas, meskipun beberapa sumber mengklaim bahwa jumlah korban tewas sebenarnya melebihi 400 orang dan 804 korban luka.
Berbagai kasus tornado mematikan tadi menjadi bukti kekuatan dahsyat alam yang bisa merenggut ribuan nyawa dalam sekejap. Meskipun tidak dapat dicegah sepenuhnya, pemahaman yang lebih baik tentang formasi tornado dan sistem peringatan dini yang lebih efektif dapat membantu meminimalkan korban jiwa di masa depan. Bencana-bencana ini juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan perencanaan darurat yang memadai untuk melindungi masyarakat dari dampak paling mematikan dari bencana alam semacam ini.
