Fakta Unik dan Menarik tentang Tubuh Manusia
Fakta Nyata – Tubuh manusia benar-benar kompleks sekaligus memesona. Berbagai sistem dalam tubuh saling berinteraksi dan merespons rangsangan yang berasal dari lingkungan maupun keputusan yang kita buat sendiri. Meskipun telah diteliti selama ribuan tahun, hingga kini kita masih terus menemukan berbagai hal baru tentang tubuh manusia.
Selain memiliki peran yang sangat penting, organ-organ tubuh manusia juga menyimpan berbagai fakta dan keunikan yang menarik untuk diketahui. Apa saja fakta tersebut?
Kamu Tidak Bisa Mencium Bau Saat Sedang Bermimpi
Seorang dosen psikiatri di Brown University, Rachel Herz, pernah melakukan penelitian untuk memahami lebih jauh tentang fase tidur REM (rapid eye movement), yaitu fase ketika seseorang mengalami mimpi. Ia mengamati bahwa orang yang berada dalam fase REM tidak dapat mencium bau secara langsung.
Ia menjelaskan bahwa seseorang tidak akan terbangun hanya karena mencium aroma kopi, tetapi dapat terbangun setelah merasakan sensasi lain yang berkaitan dengan kopi.
Menurutnya, ketika seseorang sedang bermimpi, aroma yang dirasakan dalam mimpi sebenarnya dapat tercipta dari aktivitas otak dan bukan berasal dari lingkungan sekitar. Namun, ketika seseorang mulai setengah sadar dari tidurnya, rangsangan berupa aroma dari lingkungan dapat membantu membangunkannya.
Bibir Semakin Tipis Seiring Bertambahnya Usia
Fakta unik tubuh manusia selanjutnya berkaitan dengan bibir. Seiring bertambahnya usia, bibir dapat terlihat semakin tipis. Hal ini salah satunya berkaitan dengan berkurangnya produksi kolagen dalam tubuh.
Kolagen berperan dalam menjaga struktur dan kekenyalan kulit, termasuk area bibir. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen secara alami menurun sehingga volume dan kekenyalan bibir juga dapat berkurang.
Berat Badan Memengaruhi Volume Darah
Darah mengalir melalui jaringan pembuluh darah yang sangat panjang di seluruh tubuh. Sel darah dapat beredar ke seluruh tubuh dalam waktu yang relatif singkat sebelum kembali ke jantung untuk dipompa kembali dan melewati paru-paru.
Pada orang dewasa, volume darah umumnya berkisar sekitar 7 persen dari berat badan. Misalnya, seseorang dengan berat badan antara 68–81 kg dapat memiliki sekitar 4,5–5,6 liter darah. Sementara itu, anak dengan berat badan sekitar 36 kg memiliki volume darah yang lebih sedikit dibandingkan orang dewasa.
Ribuan Ekspresi Wajah
Wajah merupakan salah satu media utama dalam komunikasi antarmanusia. Selama ini, kita mungkin hanya mengenal beberapa ekspresi seperti tersenyum, cemberut, atau tertawa. Namun, ternyata wajah manusia mampu menghasilkan jauh lebih banyak variasi ekspresi.
Dalam buku Faces Around the World: A Cultural Encyclopedia of the Human Face, disebutkan bahwa wajah manusia dapat menghasilkan ribuan ekspresi yang berbeda. Kemampuan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah besar otot yang terdapat di area wajah.
Mata Memiliki Gerakan yang Sangat Cepat
Mata mampu bergerak dengan cepat ke berbagai arah. Gerakan tersebut dikendalikan oleh otot-otot ekstraokular yang berada di sekitar bola mata.
Mata juga memiliki berbagai refleks yang membantu melindunginya. Misalnya, ketika sesuatu bergerak cepat mendekati mata, tubuh secara otomatis dapat merespons dengan berkedip atau menggerakkan kepala dan tangan untuk melindungi wajah.
Pupil juga dapat menyesuaikan ukurannya terhadap intensitas cahaya sehingga jumlah cahaya yang masuk ke mata dapat dikendalikan. Selain itu, mata perlu berkedip secara teratur untuk membantu menjaga kelembapan permukaannya serta membersihkan debu dan kotoran. Rata-rata, seseorang berkedip sekitar 15–20 kali per menit.
Otak Menghasilkan Aktivitas Listrik
Mengutip National Geographic Kids, otak manusia terdiri atas miliaran sel saraf yang disebut neuron. Setiap kali seseorang bermimpi, tertawa, berpikir, melihat, bahkan bernapas, terjadi interaksi yang melibatkan jaringan neuron di otak. Sinyal kimia dan listrik bergerak melalui jaringan neuron tersebut untuk mengirimkan berbagai informasi.
Setiap neuron dapat menghasilkan aktivitas listrik. Meskipun energi listrik yang dihasilkan oleh satu neuron sangat kecil, aktivitas listrik dari seluruh jaringan neuron di otak menghasilkan energi yang dapat diukur dan menjadi bagian penting dalam berbagai fungsi tubuh.
Bulu di Sekitar Pusar Dapat Menangkap Serat Pakaian
Serat pakaian yang terkumpul di dalam pusar dapat berasal dari gesekan antara pakaian dan bulu di sekitar perut. Selain serat pakaian, kotoran pusar juga dapat terdiri atas sel kulit mati, sisa keringat, minyak, dan kotoran lainnya.
Jumlah kotoran yang terkumpul dapat berbeda pada setiap orang. Orang yang memiliki bulu tubuh lebih tebal dan panjang di sekitar perut mungkin lebih mudah mengalami penumpukan serat pakaian di pusar.
Menjaga kebersihan tubuh, termasuk membersihkan area pusar secara rutin, dapat membantu mengurangi penumpukan kotoran tersebut.
