Kumpulan Fakta Gurita Cincin Biru, Tunjukan Cincinnya saat Takut

Fakta Nyata – Gurita cincin biru merupakan spesies gurita yang sangat beracun. Mereka memiliki darah berwarna biru transparan di pembuluh darahnya. Itu disebabkan oleh protein yang membawa oksigen ke seluruh tubuh didasarkan pada tembaga dan bukan besi. Darahnya tampak aneh, gurita cincin biru bahkan dilengkapi dengan tiga hati yang berbeda.

Gurita kecil ini umum ditemukan di terumbu karang tropis dan subtropis serta kolam pasang surut di Samudra Pasifik dan Hindia, mulai dari Jepang selatan hingga Australia. Meskipun gigitan gurita cincin biru mengandung neurotoksin kuat tetrodotoksin , hewan ini jinak dan kecil kemungkinannya untuk menggigit kecuali jika dipegang. Jika kamu ingin mengetahui seberapa mematikan hewan kecil satu ini, fakta berikut bisa membantumu!

Karakteristik Fisik

Seperti gurita lainnya, gurita cincin biru memiliki tubuh seperti kantung dan delapan tentakel. Biasanya, gurita cincin biru berwarna cokelat muda dan menyatu dengan lingkungannya. Cincin biru berkilauan hanya muncul ketika hewan tersebut terganggu atau terancam. Selain hingga 25 cincin, jenis gurita ini juga memiliki garis biru yang melintasi matanya.

Ukuran gurita dewasa berkisar antara 12 hingga 20 cm (5 hingga 8 inci) dan beratnya antara 10 hingga 100 gram. Gurita betina sedikit lebih besar daripada jantan, tetapi ukuran gurita sangat bervariasi tergantung pada nutrisi, suhu, dan cahaya yang tersedia.

Gurita cincin biru menunjukkan cincin di tubuhnya saat takut

Hal pertama yang dilakukan oleh gurita cincin biru adalah bersembunyi. Mereka berukuran kecil dan bisa dengan mudah mengubah bentuk tubuhnya sebagai kamuflase. Walaupun sulit ditangkap, gurita cincin biru juga menunjukkan ancaman saat merasa terdesak, lho.

Fact Animal melansir bahwa beberapa spesies mempunyai sekitar 50-60 cincin kecil dengan diameter sekitar 2 mm. Ketika gurita cincin biru diam, warnanya cenderung polos dan sebagian besar berwarna cokelat atau krem. Namun, saat terancam, warnanya jauh lebih cerah dan kontras dengan latar belakangnya.

Perilaku

Pada siang hari, gurita merayap di antara karang dan di dasar laut dangkal, mencari mangsa untuk disergap. Ia berenang dengan menyemburkan air melalui sifonnya dalam semacam propulsi jet. Meskipun gurita cincin biru muda dapat menghasilkan tinta, mereka kehilangan kemampuan pertahanan ini saat dewasa. Tampilan peringatan aposematik tersebut menghalangi sebagian besar predator, tetapi gurita menumpuk bebatuan untuk menghalangi pintu masuk ke sarangnya sebagai pengamanan. Gurita cincin biru tidak agresif.

Efek racun gurita cincin biru

Racun dari gurita cincin biru disebut tetrodotoxin, atau TTX, dan pada kasus yang parah dapat melumpuhkan manusia dalam 30 menit.

Kelumpuhan otot ini akan menjalar ke otot paru-paru sehingga membuat korban kesulitan bernapas dan kekurangan oksigen hingga akhirnya menyebabkan kematian. Anehnya, korban akan tetap sadar ketika mengalami kelumpuhan.

“Mereka bisa mendengar dan mengerti apa yang Anda ucapkan, tapi mereka tak bisa merespons,” jelas ahli racun Jamie Seymour dari Universitas James Cook, seperti dikutip ABC.

Reaksi usai disengat gurita tersebut tergantung pada jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh. Gejala gigitan gurita cincin biru akan berkembang pesat dalam waktu sekitar 10 menit.

Reproduksi

Gurita cincin biru mencapai kematangan seksual ketika berusia kurang dari satu tahun. Gurita jantan dewasa akan menerkam gurita dewasa lainnya dari spesiesnya sendiri, baik jantan maupun betina. Kemudian, gurita jantan memegang mantel gurita lain dan mencoba memasukkan lengan yang telah dimodifikasi yang disebut hektokotilus ke dalam rongga mantel betina.

Jika berhasil, gurita jantan akan melepaskan spermatofor ke dalam tubuh betina. Jika gurita lain adalah jantan atau betina yang sudah memiliki cukup kantung sperma, gurita yang menaiki betina biasanya akan mundur tanpa perlawanan.

Sepanjang hidupnya, gurita betina bertelur sekitar 50 butir. Telur diletakkan pada musim gugur, tak lama setelah kawin, dan diinkubasi di bawah lengan betina selama sekitar enam bulan. Gurita betina tidak makan selama mengerami telur. Ketika telur menetas, gurita muda tenggelam ke dasar laut untuk mencari mangsa, sementara gurita betina mati. Gurita cincin biru hidup selama satu hingga dua tahun.