Fakta Jeffrey Epstein yang Menggemparkan, Kematian Memicu Teoris Konspirasi

Fakta Nyata – Jeffrey Edward Epstein telah menjadi buah bibir komunitas internasional setelah berkas-berkasnya, yang dikenal sebagai “Epstein Files” dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). Ada beberapa fakta mengejutkan dari mendiang. Semasa hidupnya dikenal sebagai finansier superkaya ini ternyata menyimpan kisah kelam yang melibatkan jaringan kekuasaan, kemewahan, dan kejahatan seksual berskala global.

Beberapa nama tokoh publik, pengusaha, hingga figur berpengaruh turut disebut dalam berkas itu, meski belum semuanya terbukti terlibat dalam tindak pidana. Salah satu tokoh tersebut adalah mantan pangeran Inggris, Andrew. Ada juga foto mantan presiden Bill Clinton, miliarder Bill Gates, dan tokoh-tokoh terkenal lainnya berada di properti Epstein.

Fakta Jeffrey Epstein yang Menggemparkan

1. Jadi Guru Matematika tanpa Memiliki Ijazah Sarjana

Epstein dilahirkan di Brooklyn, New York, dalam keluarga kelas menengah dan menunjukkan kecerdasan akademis sejak muda. Dia sempat kuliah di Cooper Union dan NYU Courant Institute, namun tidak menyelesaikan gelar sarjana.

Pada tahun 1974, pada usia 21 tahun, Epstein bekerja sebagai guru fisika dan matematika di Dalton School, sekolah swasta elite di Manhattan yang biasa didatangi anak-anak elite New York—meski dia tidak memiliki kualifikasi pedagogis formal. Ini tidak lazim untuk sosok tanpa gelar akademik formal bisa menjalani posisi tersebut.

Beberapa mantan murid mengingatnya sebagai sosok yang flamboyan dan energik—namun juga menunjukkan perilaku yang tidak sepenuhnya profesional. Kariernya di dunia pendidikan ini berlangsung hanya beberapa tahun, tetapi menempatkannya pada jaringan sosial tertentu yang kemudian membentuk langkahnya berikutnya.

2. Masuk Dunia Keuangan dan Jadi Finansier Misterius

Setelah keluar dari dunia pendidikan, Epstein beralih ke sektor keuangan dan bekerja di Bear Stearns, perusahaan investasi besar di Wall Street.

Ia kemudian mendirikan perusahaan sendiri, J. Epstein & Co., yang diklaim hanya melayani klien superkaya. Namun hingga kini, jumlah klien dan sumber kekayaannya tidak pernah jelas, membuat

3. Terlibat Kejahatan Seksual dan Jaringannya Sistematis

Karier Epstein runtuh ketika penyelidikan kriminal terhadapnya dimulai pada 2005 di Palm Beach, Florida, setelah seorang orang tua melaporkan bahwa putrinya yang berusia 14 tahun menjadi korban pelecehan.

Polisi mengidentifikasi puluhan gadis di bawah umur yang diduga menjadi korban grooming dan pelecehan seksual oleh Epstein dan jaringan asistennya. Investigasi ini kemudian menghasilkan tuduhan federal terhadap Epstein dan kesepakatan hukum kontroversial pada 2008 di mana Epstein hanya dijatuhi hukuman ringan dan pembebasan meskipun kasusnya serius.

Kasus ini memicu kritik luas terhadap sistem hukum AS, dan membawa Epstein ke sorotan internasional sebagai simbol elite impunitas.

4. Tak Pernah Menikah, Dekat dengan Ghislaine Maxwell

Dalam kehidupan asmara, Jeffrey Epstein tidak pernah menikah dan tidak memiliki anak. Hubungan paling dikenal adalah dengan Ghislaine Maxwell, perempuan asal Inggris yang disebut sebagai pasangan dekat sekaligus tangan kanan Epstein.

Maxwell kemudian divonis bersalah atas keterlibatannya dalam perdagangan seks anak dan dijatuhi hukuman penjara.

5. Kematiannya Memicu Teoris Konspirasi

Epstein ditemukan tewas pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks di penjara federal di New York. Dan kematiannya dinyatakan sebagai “suicide by hanging” atau bunuh diri dengan gantung diri. Namun, kematian ini memicu arus teori konspirasi yang kuat, mulai dari tuduhan pembunuhan terselubung hingga dugaan keberadaan “client list” orang-orang berpengaruh yang terlibat.